Peace Program (Parent Emotion Awareness And Child Empowerment): Inovasi Untuk Meningkatkan Pengetahuan Orangtua Tentang Emosi Anak
Main Article Content
Abstract
Kemampuan orang tua dalam memahami dan mengelola emosi anak merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi perkembangan sosial-emosional, karakter, serta kesehatan mental anak usia dini. Namun, masih banyak orang tua yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam mengenali, merespons, dan mendampingi emosi anak secara positif. Kondisi tersebut mendorong perlunya program edukasi yang inovatif untuk meningkatkan kapasitas pengasuhan berbasis kesadaran emosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai emosi anak melalui implementasi PEACE Program (Parent Emotion Awareness and Child Empowerment) di PAUD Alam Avicenna Yogyakarta. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan pelatihan, diskusi interaktif, studi kasus, simulasi, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Peserta kegiatan adalah orang tua peserta didik PAUD Alam Avicenna Yogyakarta. Materi yang diberikan mencakup pengenalan emosi anak, pentingnya validasi emosi, strategi komunikasi empatik, teknik regulasi emosi, serta penerapan pengasuhan positif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai perkembangan emosi anak, cara mengenali berbagai bentuk ekspresi emosi, serta strategi pendampingan yang lebih adaptif. Orang tua juga menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan, aktif dalam sesi diskusi, dan menyatakan bahwa materi yang diberikan relevan dengan tantangan pengasuhan sehari-hari. Evaluasi kegiatan mengindikasikan bahwa PEACE Program memberikan dampak positif terhadap pemahaman orang tua mengenai pentingnya kesadaran emosi sebagai dasar pembentukan hubungan yang hangat antara orang tua dan anak. Dengan demikian, PEACE Program merupakan inovasi edukasi parenting yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan orang tua tentang emosi anak serta memperkuat praktik pengasuhan yang responsif dan suportif.
Article Details
References
Ariadi, D. (2022). Tips Manajemen Emosi dr Aisah Dahlan kepada Dokter dan Pegawai RSUD Brebes, Dari Negatif hingga Zona Ikhlas. AYOTEGAL.COM. https://www.ayotegal.com/tegal-raya/pr-344696725/tips-manajemen-emosi-dr-aisah-dahlan-kepada-dokter-dan-pegawai-rsud-brebes-dari-negatif-hingga-zona-ikhlas
Astuti, S. W., & Dearly. (2023). Meningkatkan Kebahagian Dengan Menggunakan Pendekatan Psikologi Positif Pada Pekerja Migran. 1(5), 340–346.
Astuti, S. W., Lestari, M. T., & Purnama, H. (2023). Pelatihan Menjadi Presenter Handal di SMK Telkom Bandung. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 160–166. https://doi.org/10.25008/altifani.v3i1.351
Candra, S. (2018). Pelaksanaan Parenting Bagi Orang Tua Sibuk Dan Pengaruhnya Bagi Perkembangan Anak Usia Dini. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 5(2), 267. https://doi.org/10.21043/thufula.v5i2.3475
Diana, R. R. (2015). Pengendalian Emosi Menurut Psikologi Islam. Unisia, 37(82), 41–47. https://doi.org/10.20885/unisia.vol.37.iss82.art5
Jonatan, F., Yulia, E., & Vita, Y. (2023). Klasifikasi Jenis Emosi Melalui Ucapan Menggunakan Metode Convolutional Neural Network Type Of Emotions Classification Based On Speech Using Convolutional Neural Network Method. 13(July), 1–11.
Kementrian pemberdayaan perempuan dan perlindingan anak. (2020). perkuat peran ayah untuk meningkatkan kualitas pengasuhan anak. https://Www.Kemenpppa.Go.Id/.https://www.kemenpppa.go.id/index.php/page/read/29/2860/perkuat-peran-ayah-untuk-meningkatkan-kualitas-pengasuhan-anak.
Kusumastuti, D. A. (2021). Komunikasi yang Tidak Boleh Dilakukan kepada Anak. Suaraaisyiyah.Id.https://suaraaisyiyah.id/komunikasi-yang-tidak-boleh-dilakukan-kepada-anak.
Nadhiroh, Yahdinil, F. (2017). Pengendalian emosi (kajian religio-psikologis tentang psikologi manusia). Jurnal Saintifika Islamica, 2(1), 53–63.
Nugraha, A. B. (2019). Dampak Pengalaman Masa Lalu Terhadap Munculnya Perilaku Membunuh Pelaku Pembunuhan Berantai. Jurnal Sekolah PGSD FIP UNIMED, 3(2), 166–179.
Pratisti, W. D. (2020). Mengelola Emosi Orang Tua dalam Proses Pengasuhan. Madaniya, 10(2), 59. https://wellness.journalpress.id/wellness%0Arepository.uinjkt.ac.id%0Ahttps://madaniya.pustaka.my.id/journals/contents/article/view/32
Rani Handayani. (2021). Karakteristik Pola-pola Pengasuhan Anak Usia Dini dalam Keluarga. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 159–168. https://doi.org/10.19105/kiddo.v2i2.4797.
Tatminingsih, S. (2016). Hakikat Anak Usia Dini. Perkembangan Dan Konsep Dasar Pengembangan Anak Usia Dini, 1, 1–65.
Wijayanti, R. M., & Fauziah, P. Y. (2020). Keterlibatan Ayah Dalam Pengasuhan Anak. JIV-Jurnal Ilmiah Visi, 15(2), 95–106. https://doi.org/10.21009/jiv.1502.1.
Wijayanti, Y. (2013). Proses Komunikasi Interpersonal Ayah dan Anak dalam Menjaga Hubungan. Universitas Kristen Petra, 1, 127–136.
Fikuri, A., & Astuti, W. (2021). Strategi Dalam Pengembangan Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 2(1), 105–112. https://doi.org/10.21093/tj.v2i1.4261
Hotimah, N., & Yanto, Y. (2019). Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Anak Usia Dini. Indonesian Journal of Learning Education and Counseling, 1(2), 85–93. https://doi.org/10.31960/ijolec.v1i.2.66.
Karisma, W. T., Prasetiyawati, D., & Karmila, M. (2020). Peran Orangtua Dalam Menstimulasi Pengelolaan Emosi Anak Usia Dini. PAUDIA: Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 94–102.
Wenling, L., Muhamad, M. M., Fakhruddin, F. M., Qiuyang, H., & Weili, Z. (2023). Exploring the Impact of Emotional Education in Parent-Child Interactions on Early Childhood Emotional Intelligence Development. International Journal of Academic Research in Progressive Education and Development, 12(3), 691–699. https://doi.org/10.6007/ijarped/v12-i3/18462
Zubaidah, Z., & Mahmud, S. (2025). Peran Orang Tua Dalam Mengelola Kecerdasan Emosional Anak Menurut Perspketif Islam. KONSELI: Jurnal Bimbingan Dan Konseling (E-Journal), 1(1), 29–34. https://doi.org/10.24042/kons.v1i1.311
Muali, C., & Fatmawati, S. (2022). Peran Orang Tua Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anak; Analisis Faktor dan Strategi dalam Perspektif Islam. Fitrah: Journal of Islamic Education, 3(2), 85–100. https://doi.org/10.53802/fitrah.v3i2.135