ABDIMAS Madani
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas
LPPM STIKES Madanien-USABDIMAS Madani2655-9471Pelatihan Kreativitas Dekorasi Pameran Produk Bagi Remaja Sebagai Upaya Peningkatan Soft Skill dan Jiwa Wirausaha
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/225
<p>Pengembangan kreativitas dan soft skill remaja merupakan aspek penting dalammenyiapkansumberdaya manusia yang adaptif dan berjiwa wirausaha. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalahmelaluipelatihan kreativitas dekorasi pameran produk sebagai media komunikasi visual dan promosi. KegiatanPengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep dekorasi pameranproduk, keterampilan praktik dekorasi, serta menumbuhkan soft skill dan jiwa wirausaha remaja. Kegiatan dilaksanakan pada remaja di Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada24Desember 2025. Metode yang digunakan adalah edukasi dan pelatihan melalui penyampaianmateri, diskusi, serta praktik langsung dekorasi pameran produk secara berkelompok. Hasil kegiatanmenunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai fungsi dekorasi pameran sebagai mediapromosi, peningkatan kreativitas dalam praktik dekorasi, serta berkembangnya soft skill seperti kerjasama tim, komunikasi, tanggung jawab, dan kepercayaan diri. Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusidalam menumbuhkan jiwa wirausaha remaja melalui pemahaman nilai tambah produk dan peluangusahadi bidang dekorasi pameran dan event kreatif. Kegiatan ini disimpulkan efektif sebagai saranapemberdayaan remaja dan berpotensi mendukung penguatan ekonomi kreatif lokal secara berkelanjutan.</p>BaskoroDheya Kusuma Arianing PutriEmil YuliantieNatiq Al AksarMudiono
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-08-062026-08-06802243210.36569/abdimas.v8i02.225Membangun Keluarga Sehat: Peran Pkk Dalam Edukasi Kesehatan Reproduksi Pada Ibu
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/240
<p>Keluarga sehat adalah keluarga yang mampu menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan seluruh anggotanya secara fisik, mental, dan sosial. Keluarga sehat ditandai dengan perilaku hidup bersih dan sehat. Kesehatan keluarga tidak hanya ditentukan oleh ketiadaan penyakit, tetapi juga oleh kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar, menjaga keharmonisan, serta menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anggota keluarga. Konsep keluarga sehat menekankan pentingnya peran setiap anggota keluarga dalam menjaga kesehatan secara kolektif. Ayah, ibu, dan anak memiliki tanggung jawab yang saling berkaitan dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Pengabdian kepada masyarakat<strong> </strong>untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu tentang kesehatan reproduksi melalui peran aktif PKK, meningkatkan pemahaman ibu tentang konsep dasar kesehatan reproduksi. Kegiatan ini menggunakan pendekatan edukatif partisipatif dengan metode: koordinasi dengan kader PKK dan dasawisma. Penyuluhan langsung dengan media presentasi. Diskusi dan tanya jawab untuk mengevaluasi materi dan membuka ruang interaksi dengan peserta dasawisma. Sharing pengalaman oleh peserta PKK, beberapa media edukasi yang digunakan leaflet, poster, dan media presentasi. Pengabdian dilaksanakan di Kelurahan Bangunharjo dusun druwo rt 02. Pada hari rabu tanggal 10 desember 2025 pukul 13.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB. Pada acara ini dilakukan evaluasi dengan bertanya kembali tentang materi yang sudah disampaikan, tanggapan peserta terhadap pertanyaan yang diberikan baik, orangtua dapat menjawab pertanyaan dengan baik dan benar.</p>Endang KhoirunnisaTri ArianiKurniasari Pratiwi
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-08-062026-08-06802333910.36569/abdimas.v8i02.240Pemberdayaan Ibu Balita Melalui Edukasi Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Stunting Di Rw 12 Rogoyudan Sinduadi Mlati Sleman
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/238
<p>Stunting merupakan gangguan pertumbuhan kronis pada anak yang berdampak serius terhadap perkembangan kognitif dan produktivitas di masa depan. Pengetahuan ibu yang rendah mengenai pola asuh dan gizi menjadi faktor risiko utama kejadian stunting di tingkat komunitas. <strong>Tujuan:</strong> Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang stunting di Posyandu RW 12 Rogoyudan, Sinduadi, Mlati, Sleman. <strong>Metode:</strong> Kegiatan ini menggunakan pendekatan evaluatif dengan model <em>one-group pre-test and post-test design</em>. Subjek kegiatan adalah 30 ibu balita yang dipilih melalui teknik <em>total sampling</em>. Intervensi dilakukan melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan pemberian media leaflet. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif untuk melihat perbedaan skor pengetahuan sebelum dan setelah intervensi. <strong>Hasil:</strong> Terdapat peningkatan signifikan pada kategori pengetahuan "Baik", dari 33,3% pada <em>pre-test</em> menjadi 83,3% pada <em>post-test</em>. Meskipun terjadi peningkatan pengetahuan, ditemukan hambatan berupa resistensi rujukan ke fasilitas kesehatan pada 16,7% responden yang dipicu oleh stigma sosial. <strong>Simpulan:</strong> Edukasi kesehatan melalui metode ceramah interaktif efektif meningkatkan pengetahuan ibu secara signifikan. Namun, diperlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan komunikasi empatik dan dukungan psikososial berkelanjutan untuk mengatasi hambatan perilaku dan stigma sosial agar upaya pencegahan stunting lebih optimal.</p>Agus WidyawatiTri Hardi Miftahul UlumBayu Wisnu SasongkoAlvito Dinar RahardiAbdurrabbi Azzam AqqoniIlyas Rahmat Hidayat
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-08-062026-08-06802404710.36569/abdimas.v8i02.238Pelatihan Pembuatan Desain Produk Digital Dengan Aplikasi Canva Untuk Masyarakat Aren Jaya Bekasi Timur
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/252
<p>Kebutuhan menyampaikan informasi maupun promosi melalui tampilan visual kini kian mendesak di tengah masyarakat, sementara penguasaan aplikasi desain digital untuk menghasilkan tampilan yang menarik dan mudah dipahami masih menjadi hambatan tersendiri bagi banyak orang. Menjawab persoalan itu, tim pelaksana merancang program pemberdayaan bagi warga RW 14 Aren Jaya, Bekasi Timur, agar terampil memakai Canva dalam menyusun rancangan produk digital. Program berlangsung lewat pola pelatihan partisipatif disertai pendampingan, dibagi atas tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, yang dituntaskan dalam tiga pertemuan bersama 9 warga setempat. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan Canva dan perangkat dasarnya, pendalaman fitur editing serta <em>Artificial Intelligence</em> (AI), sampai pada latihan merancang desain orisinal tanpa mengandalkan <em>template</em> siap pakai. Keberhasilan program diukur lewat tiga cara: pengamatan langsung sepanjang sesi, penilaian karya desain peserta, dan pengisian kuesioner yang diisi oleh 8 dari 9 peserta dengan rerata skor 4,88 dari skala 5, angka yang menggambarkan respons amat positif. Peserta terbukti sanggup mengolah berbagai fitur Canva untuk menghasilkan materi promosi, poster, logo sederhana, hingga konten media sosial sesuai kebutuhan masing-masing. Capaian ini menegaskan bahwa pelatihan Canva layak dijadikan salah satu jalan memperkuat kecakapan digital warga sekaligus membuka ruang kreativitas dan peluang usaha berbasis media digital.</p>Krisnawati ZegaDesi Ramayanti
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-08-062026-08-06802667310.36569/abdimas.v8i02.252Peningkatan Literasi Kesehatan Tentang Alur Pelayaan Jkn Pada Kelompok Masyarakat Usia Produktif
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/251
<p>Keterbatasan waktu dan kurangnya akses terhadap informasi kesehatan yang benar menyebabkan sebagian masyarakat usia produktif belum memahami secara optimal alur pelayanan JKN. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah peningkatan literasi kesehatan mengenai alur pelayanan JKN pada kelompok masyarakat usia produktif. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan pengorganisasian komunitas (community organizing) yang menempatkan masyarakat sebagai mitra aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan program, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasilnya diperoleh Peningkatan skor pengetahuan peserta mengenai alur pelayanan JKN minimal 20% setelah edukasi, meningkatnya kemampuan peserta menjelaskan tahapan pelayanan JKN secara bena, meningkatnya pemahaman peserta mengenai penggunaan sistem rujukan berjenjang dan terbentuknya kader atau agen informasi kesehatan yang dapat melanjutkan edukasi di lingkungan masyarakat</p>Ani Nur Fauziah KarmadiRizka Yuliani Nur FadilahZakhrotun Nailah Latif
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-08-062026-08-06802586510.36569/abdimas.v8i02.251Model Best Practices Integrasi Ai Dan Google Workspace Untuk Pembelajaran Vokasi: Pengabdian Masyarakat Undira–Puo
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/243
<p>Transformasi digital di institusi pendidikan tinggi vokasi menuntut integrasi teknologi yang tidak sekadar berfungsi sebagai pemenuh kebutuhan administratif, melainkan menyentuh ranah strategi pedagogis. Politeknik Ungku Omar (PUO) Malaysia telah memiliki infrastruktur Google Workspace yang memadai, namun pemanfaatannya masih berfokus pada fungsi administratif dasar, sementara penggunaan kecerdasan artifisial (AI) generatif oleh mahasiswa kerap berlangsung tanpa kerangka panduan yang terstruktur. Program pengabdian kepada masyarakat (PkM) internasional kolaborasi Universitas Dian Nusantara (UNDIRA), Indonesia, dengan PUO, Malaysia, serta IEEE Young Professionals, ini bertujuan berbagi dan mendiseminasikan model <em>best practices</em> integrasi AI dan Google Workspace berbasis filosofi pengalaman belajar (<em>Learning Experience</em> (LX) implementasi AI dan Google Workspace, sekaligus menghasilkan modul yang diajukan Hak Cipta (HKI, status register) sebagai panduan praktis bagi mitra. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kombinasi (<em>sharing knowledge</em>) berupa ceramah, demonstrasi, serta diskusi dan tanya jawab dalam satu sesi <em>luring</em> bagi 50 peserta mahasiswa di kampus PUO, Ipoh, Malaysia, pada 8 Oktober 2025, didahului briefing koordinasi daring bersama mitra pada 30 September 2025. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner umpan balik peserta mengenai pemahaman dan manfaat kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif dan respons positif peserta terhadap pemaparan praktik baik kolaborasi Google Workspace, <em>prompt engineering</em>, dan kesadaran etika AI generatif. Luaran konkret dari program ini berupa modul interaktif "Best Practices" yang diajukan Hak Cipta (HKI, status register), video kegiatan yang dipublikasikan di YouTube, poster, dan publikasi media massa nasional, sebagai bahan diseminasi berkelanjutan guna mendukung <em>project-based learning</em> yang etis dan adaptif di era digital.</p>Desi RamayantiAnita RatnasariBias Yulisa GeniAbdika Dama MahendraAkhmad Ramedhon
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-08-062026-08-06802485710.36569/abdimas.v8i02.243Pemanfaatan Bpom Mobile: Edukasi Cerdas Memilih Produk Aman Berbasis Nilai Keagamaan Di Sekolah Vokasi Kesehatan Tangerang Selatan
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/254
<p>Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap paparan kosmetika ilegal dan sediaan farmasi tanpa izin edar (TIE) akibat tingginya intensitas penggunaan media sosial yang tidak dibarengi dengan literasi kesehatan digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertujuan meningkatkan kemandirian siswa SMK Puspita Husada dalam mengidentifikasi keamanan produk melalui optimalisasi aplikasi BPOM <em>Mobile</em> dengan integrasi nilai keagamaan <em>halalan thayyiban</em>. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan edukasi partisipatif yang meliputi diskusi panel mengenai risiko klinis dan aspek spiritualitas, serta pelatihan teknis (<em>hands-on training</em>) penggunaan fitur <em>Scan QR Code</em>, Cek NIE, dan <em>Public Warning</em> pada aplikasi BPOM Mobile. Subjek pengabdian terdiri dari 54 siswa yang berasal dari jenjang kelas 10 hingga 12. Hasil evaluasi menunjukkan adanya transformasi literasi yang signifikan, di mana skor rata-rata pengetahuan meningkat dari 3,019 pada pre-test menjadi 4,648 pada post-test. Signifikansi efektivitas program dibuktikan dengan perolehan nilai rata-rata N-<em>Gain </em>sebesar 0,822 yang termasuk dalam kategori Tinggi. Secara psikomotorik, sebanyak 92,6% siswa telah mahir melakukan verifikasi produk melalui fitur pemindaian barcode. Seluruh peserta (100%) menyatakan komitmen untuk tetap menggunakan aplikasi sebagai instrumen skrining mandiri dalam kehidupan sehari-hari. Simpulan dari kegiatan ini adalah integrasi antara teknologi digital pengawasan partisipatif dan nilai moral keagamaan efektif dalam membentuk pola perilaku konsumen cerdas serta memperkuat peran siswa sebagai agen edukasi kesehatan di lingkungan masyarakat.</p>Gandes WinarniAnissa UtamiNurmiwiyatiMa’murohYuliaDonny Herlambang Wibowo
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-08-062026-08-06802747910.36569/abdimas.v8i02.254Program Inovasi Senada (Senam Anti Dismenorea) Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Keterampilan Remaja Putri Tentang Penanganan Dismenorea
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/255
<p>Dismenorea merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar, konsentrasi, serta kualitas hidup. Rendahnya pengetahuan mengenai penyebab, faktor risiko, dan penanganan dismenorea menyebabkan sebagian besar remaja belum mampu melakukan upaya penanganan nonfarmakologis secara mandiri. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja putri dalam penanganan dismenorea melalui Program Inovasi SENADA (Senam Anti Dismenorea). Kegiatan dilaksanakan menggunakan desain pengabdian edukatif-partisipatif dengan pendekatan one-group pretest-posttest, yang meliputi penyuluhan kesehatan reproduksi, demonstrasi dan praktik senam anti dismenorea, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di Desa Pagu, wilayah kerja UPTD Puskesmas Pagu Kabupaten Kediri dengan melibatkan 40 remaja putri sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata nilai pengetahuan meningkat dari 61,38 pada pre-test menjadi 86,75 pada post-test. Sebanyak 85,0% peserta memiliki tingkat pengetahuan kategori baik setelah interavensi, 92,5% peserta mampu mempraktikkan gerakan SENADA dengan kategori baik hingga sangat baik, dan 97,5% peserta menyatakan puas terhadap pelaksanaan kegiatan. Program SENADA menunjukkan potensi sebagai media edukasi kesehatan reproduksi berbasis masyarakat yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja putri dalam penanganan dismenorea serta mendukung upaya promotif dan preventif secara berkelanjutan.</p>Brivian Florentis Yustanta Dwi Ertiana Niken Grah Prihartanti
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-08-062026-08-06802808810.36569/abdimas.v8i02.255Evaluasi Pretest-Posttest Program Partisipatif untuk Penguatan Resiliensi Psikologis dan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Perempuan Diaspora Indonesia di Taiwan
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/256
<p>Perempuan Indonesia yang tinggal di Taiwan dapat menghadapi tekanan adaptasi, tuntutan kerja, keterbatasan dukungan psikososial, dan hambatan memperoleh informasi kesehatan yang sesuai dengan bahasa serta konteks budaya. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat resiliensi psikologis dan meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi perempuan diaspora Indonesia di Taiwan. Program dilaksanakan pada Maret 2026 di Tainan, Taiwan, dan melibatkan 28 peserta yang direkrut melalui Pimpinan Cabang Istimewa ‘Aisyiyah Taiwan. Evaluasi menggunakan rancangan satu kelompok pretest-posttest dengan kegiatan berupa identifikasi kebutuhan, ko-desain materi, lokakarya, pelatihan pengelolaan stres, konseling kelompok, dan refleksi. Pemahaman mengenai resiliensi psikologis dan pengetahuan kesehatan reproduksi dinilai menggunakan kuesioner evaluasi internal yang ditinjau dari kesesuaian isi dan kejelasan bahasa, tetapi belum diuji secara psikometrik. Data analisis secara deskriptif. Proporsi peserta dalam kategori pemahaman resiliensi psikologis tinggi berubah dari 10/28 (35,7%) menjadi 20/28 (71,4%), sedangkan proporsi dengan pengetahuan kesehatan reproduksi memadai berubah dari 11/28 (39,3%) menjadi 22/28 (78,6%). Temuan menunjukkan perubahan positif jangka pendek, tetapi efek kausal dan keberlanjutan hasil belum dapat disimpulkan karena tidak terdapat kelompok pembanding dan pengukuran tindak lanjut.</p>Paramitha Amelia KusumawardaniEvi RinataHamzah SetiawanRibangun Bamban JakariaNanda Fitriana Vidya Wati Dwi Ramadhani
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-08-062026-08-068028910010.36569/abdimas.v8i02.256Kenali Sejak Dini, Lindungi Diri: Edukasi dan Praktik Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Wanita Usia Subur di Kelurahan Tlogomulyo, Semarang
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/259
<p style="font-weight: 400;">Limited awareness and practical skills related to Breast Self-Examination (BSE) among women of reproductive age contribute to delays in the early detection of breast cancer. Health education plays an important role in strengthening community capacity and enabling women to recognize breast changes at an early stage. This community service program was conducted among 65 women of reproductive age in Tlogomulyo Village, Semarang City, through health education sessions, demonstrations using a breast model, and supervised BSE practice. The effectiveness of the program was assessed using a pretest-posttest design with questionnaires measuring participants' knowledge and attitudes. The mean knowledge score increased from 6.3 to 9.7, while the mean attitude score improved from 7.2 to 10. Statistical analysis revealed a significant difference between the pre-intervention and post-intervention scores (<em>p</em> < 0.05). In addition to the improvement in scores, participants were able to correctly demonstrate the BSE procedure. The combination of health education, demonstrations, and practical sessions significantly improved participants' knowledge, attitudes, and BSE skills, highlighting its value as a promotive and preventive strategy for supporting early breast cancer detection within the community.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong> </strong></p>Meila Rahmawati KFriska RealitaAzzurivia Reihana L
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-08-062026-08-0680210110610.36569/abdimas.v8i02.259Pemberdayaan Ibu Muda Melalui Produksi Madani Maternity “Mama Pants” Sebagai Alternatif Usaha Kreatif Berkelanjutan
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/242
<p>Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Ibu Muda Kartini Tegaltirto Jaya (KTJ), sebuah UMKM jahit yang memiliki potensi besar namun menghadapi kendala dalam manajemen produksi mulai dari desain dan manajemen usaha, serta pemasaran digital. Kegiatan ini berfokus pada penguatan kapasitas kelompok melalui pelatihan teknis dan pengembangan produk inovatif berupa celana persalinan "MAMA PANTS – Madani Maternity Pants", yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan menjaga privasi ibu selama proses persalinan. Program ini meliputi beberapa tahapan, yaitu sosialisasi kebutuhan, pelatihan desain dan produksi, pelatihan pemasaran digital, serta pemberian dua unit mesin jahit servo untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas produksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada anggota KTJ, baik dalam aspek pemahaman manajemen produksi 31,4% menjadi 85,7% dan pemasaran yang meningkat dari 20,0% menjadi 87,1%, Produk "MAMA PANTS" berhasil diproduksi dan siap dipasarkan, memberikan peluang usaha baru bagi kelompok. Program ini terbukti meningkatkan kemandirian ekonomi kelompok KTJ, memperkuat keberlanjutan UMKM mereka, serta berkontribusi pada peningkatan kenyamanan ibu bersalin, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.</p>Dyah Muliawati Natiq Al AksarEndah Tri Wahyuni
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-08-062026-08-0680210711310.36569/abdimas.v8i02.242Penguatan Pelaksanaan Posyandu Remaja Berbasis Teknologi Melalui Website Sisantri Sehat Di Pesantren Icbb Putri
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/241
<p>Pelayanan kesehatan remaja di lingkungan pesantren masih menghadapi kendala dalam pencatatan data kesehatan, pemantauan status kesehatan, serta penyediaan informasi kesehatan yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Posyandu Remaja melalui pendampingan digitalisasi pencatatan kesehatan berbasis website SiSantri Sehat di Pondok Pesantren ICBB Putri, Kabupaten Bantul. Program dilaksanakan selama 3 bulan dengan melibatkan 30 kader Posyandu Remaja sebagai mitra utama. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan penggunaan website, pendampingan praktik pengelolaan data kesehatan, serta evaluasi menggunakan desain pre-test–post-test. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pilihan ganda, keterampilan penginputan data melalui lembar observasi, kecepatan dan akurasi pelaporan berdasarkan ketepatan waktu serta kelengkapan data yang diunggah ke sistem, kemandirian melalui observasi kemampuan mengoperasikan website tanpa pendampingan, dan motivasi menggunakan kuesioner skala Likert. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dari 60% menjadi 90%, keterampilan penginputan data dari 20% menjadi 30%, kecepatan dan akurasi pelaporan dari 9,8% menjadi 18,3%, kemandirian pengelolaan data dari 6,95% menjadi 17,35%, serta motivasi kader dari 10,9% menjadi 18,9%. Seluruh indikator menunjukkan peningkatan setelah intervensi. Luaran kegiatan meliputi implementasi website SiSantri Sehat, modul pelatihan. Mitra berperan aktif dalam penyediaan peserta, fasilitasi pelaksanaan, serta berkomitmen mengintegrasikan website ke dalam kegiatan rutin Posyandu Remaja. Program ini menunjukkan potensi digitalisasi pencatatan kesehatan sebagai upaya memperkuat monitoring kesehatan remaja berbasis komunitas di lingkungan pesantren serta berpeluang direplikasi pada pesantren lain.</p>Ery fatmawatiDyah MuliawatiSurip Haryani
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-08-162026-08-1680213614210.36569/abdimas.v8i02.241Peace Program (Parent Emotion Awareness And Child Empowerment): Inovasi Untuk Meningkatkan Pengetahuan Orangtua Tentang Emosi Anak
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/257
<p>Kemampuan orang tua dalam memahami dan mengelola emosi anak merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi perkembangan sosial-emosional, karakter, serta kesehatan mental anak usia dini. Namun, masih banyak orang tua yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam mengenali, merespons, dan mendampingi emosi anak secara positif. Kondisi tersebut mendorong perlunya program edukasi yang inovatif untuk meningkatkan kapasitas pengasuhan berbasis kesadaran emosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai emosi anak melalui implementasi PEACE Program (<em>Parent Emotion Awareness and Child Empowerment</em>) di PAUD Alam Avicenna Yogyakarta. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan pelatihan, diskusi interaktif, studi kasus, simulasi, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Peserta kegiatan adalah orang tua peserta didik PAUD Alam Avicenna Yogyakarta. Materi yang diberikan mencakup pengenalan emosi anak, pentingnya validasi emosi, strategi komunikasi empatik, teknik regulasi emosi, serta penerapan pengasuhan positif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai perkembangan emosi anak, cara mengenali berbagai bentuk ekspresi emosi, serta strategi pendampingan yang lebih adaptif. Orang tua juga menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan, aktif dalam sesi diskusi, dan menyatakan bahwa materi yang diberikan relevan dengan tantangan pengasuhan sehari-hari. Evaluasi kegiatan mengindikasikan bahwa PEACE Program memberikan dampak positif terhadap pemahaman orang tua mengenai pentingnya kesadaran emosi sebagai dasar pembentukan hubungan yang hangat antara orang tua dan anak. Dengan demikian, PEACE Program merupakan inovasi edukasi parenting yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan orang tua tentang emosi anak serta memperkuat praktik pengasuhan yang responsif dan suportif.</p>Sujono RiyadiNurul HidayahMuhammad Erwan SyahMaulana Muhammad Jogo Samodro
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-08-162026-08-1680214315110.36569/abdimas.v8i02.257Upaya Peningkatan Kesehatan Mental Dan Pelatihan Relaksasi Mandiri Untuk Manajemen Stres Mahasiswi Asrama
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/246
<p>Mahasiswi yang tinggal di asrama menghadapi berbagai tuntutan akademik, sosial dan lingkungan yang berpotensi menimbulkan stres serta berdampak pada kesehatan mental dan fisik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kesehatan mental dan ketrampilan manajemen stres melalui pelatihan relaksasi mandiri pada mahasiswi penghuni asrama Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani. Kegiatan dilaksanakan pada 14 Februari 2026 dengan metode diskusi interaktif, demostrasi dan praktik langsung. Sebanyak 70 mahasiswa mengikuti kegiatan dan mengisi kuisioner skrining stres. Hasil asesmen menunjukkan bahwa 54,3% peserta berada pada kategori stres rendah. Faktor utama penyebab stres meliputi beban akademik, target hafalan, kesulitan manajemen waktu, lingkungan asrama dan relasi sosial. Peserta melaporkan keluhan fisik seperti gangguan tidur, mudah lelah, sakit kepala, kesulitan konsentrasi dan keluhan lambung saat menghadapi tekanan akademik. Setelah mengikuti kegiatan, peserta mampu mengenali tanda dan gejala stres serta mempraktikkan teknik manajemen stres berupa deep breathing, senam orak, relaksasi otot sederhana dan pendekatan spiritual secara mandiri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan mental dan pelatihan relaksasi mandiri dapat meningkatkan literasi keseahtan mental serta ketrampilan pengelolaan stres pada mahasiswa penghuni asrama.</p>Isti Antari Liza Novitasari Wijaya
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-08-162026-08-1680215215810.36569/abdimas.v8i02.246Pelatihan Pembuatan Nugget Daging Untuk Menumbuhkan Minat Wirausaha Pada Mahasiswa Dan Lulusan
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/247
<p>Pemerintah dan lembaga pendidikan semakin menekankan promosi kewirausahaan, terutama di kalangan anak muda dan lulusan universitas. Pendidikan dan pelatihan adalah dua aspek penting untuk praktik kewirausahaan berkelanjutan. Inovasi nugget daging sapi dan nugget ikan kembung sebagai pemberian makanan tambahan telah terbukti meningkatkan berat badan balita. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan pembuatan nugget daging dan nugget ikan kembung untuk menumbuhkan minat wirausaha pada mahasiswa dan lulusan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pelatihan kewirausahaan kepada kelompok sasaran yaitu mahasiswa dan lulusan sebanyak 20 orang, meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Persiapan awal dilakukan penentuan prioritas masalah dan penyusunan media kegiatan pengabmas. Tahap pelaksanaan yaitu pretest minat berwirausaha, dan pemberian materi pelatihan berupa teori dan praktik yang diberikan oleh tim pengabdi dan dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, meliputi materi nugget sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita, hasil penelitian nugget daging sapi dan nugget ikan kembung, praktik demonstrasi pembuatan nugget daging sapi dan nugget ikan kembung, pengurusan perijinan pendirian UMKM, PIRT, dan pemasaran produk di marketplace. Tahap evaluasi dilakukan dengan posttest tentang minat responden untuk berwirausaha dan rencana tindak lanjut. Hasil dari ini kegiatan diperoleh peningkatan minat responden yang signifikan untuk berwirausaha, dengan nilai p=0,000<0,05. Kesimpulan dari kegiatan ini, yaitu secara keseluruhan kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan minat yang merupakan prediktor untuk membentuk perilaku wirausaha di kalangan mahasiswa dan lulusan, menjadikan mereka lebih siap untuk memiliki kemampuan berwirausaha.</p>Murti Ani Dina Dewi AnggrainiKuswanto
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-08-162026-08-1680215916810.36569/abdimas.v8i02.247Peningkatan Literasi Digital Siswa Smp Islam “Al Isra” Melalui Pelatihan Coding Dan Kecerdasan Buatan
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/244
<p>Literasi digital melalui koding dan kecerdasan buatan penting untuk membekali siswa dengan kemampuan berpikir komputasional, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital siswa SMP Islam Al-Isra melalui pelatihan dasar koding dan kecerdasan buatan berbasis praktik. Kegiatan dilaksanakan selama 4 jam dalam 1 sesi yang mencakup pemetaan kemampuan awal, workshop koding visual menggunakan Scratch, pengenalan kecerdasan buatan menggunakan Teachable Machine, pendampingan proyek mini kolaboratif, serta evaluasi pembelajaran. Peserta terdiri atas 20 siswa kelas VIII–IX yang dipilih berdasarkan kriteria [tuliskan kriteria inklusi, misalnya memiliki kemampuan dasar mengoperasikan komputer dan bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan]. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan N-Gain dan uji t berpasangan. Hasil menunjukkan rata-rata skor pra: 43; pasca: 78; N-Gain = 0,6 dengan kategori sedang. Uji t berpasangan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan setelah pelatihan (p = [nilai p]). Secara kualitatif, siswa menunjukkan peningkatan pemahaman tentang logika dan algoritma dasar, konsep kecerdasan buatan, serta etika digital. Siswa juga mampu menghasilkan proyek koding sederhana secara kreatif dan kolaboratif. Sebagai bentuk keberlanjutan, tim menyerahkan modul pembelajaran dan video tutorial kepada sekolah serta merekomendasikan integrasi materi koding dan kecerdasan buatan ke dalam pembelajaran TIK atau kegiatan ekstrakurikuler.</p>Boy YuliadiDesi RamayantiImam Mulya
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-08-162026-08-1680216917910.36569/abdimas.v8i02.244Edukasi Dan Pelatihan Sadari Pada Wus Di Rw 17 Rangkapan Jaya, Depok
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/248
<p>Kanker payudara merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di seluruh dunia. Praktik SADARI sebagai upaya deteksi dini masih rendah akibat keterbatasan pengetahuan dan keterampilan WUS. Hasil identifikasi di RW 17 Rangkapan Jaya, menunjukkan bahwa 38% WUS belum memiliki pengetahuan yang memadai mengenai kanker payudara dan deteksi dini, 52% belum memahami teknik SADARI yang benar dan belum pernah dilaksanakan pelatihan SADARI. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan WUS melalui edukasi dan pelatihan SADARI sebagai upaya deteksi dini kanker payudara. Metode yang digunakan adalah <em>One Group Pretest-Posttest Design</em> yang melibatkan 22 WUS di wilayah RW 17 Rangkapan Jaya, Kota Depok. Intervensi dilakukan melalui ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik menggunakan media audiovisual. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner <em>pretest-posttest</em>, sedangkan keterampilan dinilai melalui lembar observasi praktik SADARI. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 77,27 menjadi 100 (peningkatan 29,42%). Selain itu, seluruh peserta mampu mempraktikkan SADARI sesuai prosedur. Meskipun demikian, hasil kegiatan masih terbatas pada evaluasi jangka pendek dengan jumlah peserta yang relatif sedikit dan belum melakukan pemantauan lanjutan. Edukasi dan pelatihan SADARI terbukti menjadi strategi promosi kesehatan yang efektif untuk meningkatkan kapasitas WUS dalam deteksi dini kanker payudara. Program serupa direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam kegiatan rutin puskesmas dan posyandu serta direplikasi di wilayah lain dengan pemantauan berkala guna mendukung perubahan perilaku SADARI yang berkelanjutan.</p>Wiwin Nur FitrianiNina Sri
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-09-092026-09-0980210.36569/abdimas.v8i02.248Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun Dan Teknik Menyikat Gigi Sebagai Peningkatan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/250
<p>Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa mengenai cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan teknik menyikat gigi yang benar sebagai bagian dari penerapan PHBS. Kegiatan menggunakan desain <strong>pre-test–post-test tanpa kelompok kontrol</strong>. Sasaran kegiatan adalah 45 siswa sekolah dasar. Pengukuran pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, sedangkan intervensi diberikan melalui penyuluhan kesehatan menggunakan media PowerPoint, demonstrasi enam langkah CTPS, demonstrasi teknik menyikat gigi menggunakan phantom gigi, praktik langsung, serta sesi tanya jawab interaktif. Hasil menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebanyak 28 siswa (62,2%) memiliki tingkat pengetahuan kurang dan 17 siswa (37,8%) memiliki tingkat pengetahuan baik. Setelah edukasi kesehatan, proporsi siswa dengan tingkat pengetahuan baik meningkat secara nyata menjadi 43 siswa (95,6%), sedangkan siswa dengan tingkat pengetahuan kurang menurun menjadi 2 siswa (4,4%). Temuan ini menunjukkan peningkatan yang sangat besar pada proporsi pengetahuan baik setelah pelaksanaan edukasi, meskipun evaluasi masih bersifat deskriptif dan belum menggunakan analisis statistik inferensial untuk menguji signifikansi perubahan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi metode ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa mengenai PHBS. Ke depan, program edukasi serupa perlu diintegrasikan secara berkelanjutan dalam kolaborasi sekolah dan puskesmas serta didukung evaluasi menggunakan instrumen yang tervalidasi dan analisis statistik inferensial agar efektivitas intervensi dapat dibuktikan secara lebih kuat.</p>Bachtiar Safrudin Nurfan Eka Saputra Arif Ahmad HidayatRamliRhanda RahmadaniMay Sharoh Zirlifera JamilGihab Octario WahyuMuhammad Khoirul WahyudiRyan Septya DharmawanMuhammad Idham HafidzRinda KurniawatiLenny Retnawati
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-09-092026-09-09802Sosialisasi Literasi Ai Dan Aspek Perlindungan Data Kesehatan Bagi Mahasiswa Rmik Di Era Digital
https://abdimasmadani.ac.id/index.php/abdimas/article/view/253
<p>Transformasi digital di sektor kesehatan memicu integrasi teknologi <em>Artificial Intelligence</em> (AI) dalam pengelolaan Rekam Medis Elektronik (RME). Meskipun menawarkan efisiensi tinggi, penggunaan AI menimbulkan risiko siber dan konsekuensi hukum yang ketat di bawah UU No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Mahasiswa rekam medis sebagai calon praktisi harus memiliki literasi AI yang kritis serta kesadaran hukum yang kuat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pemanfaatan AI yang bijak serta aspek legalitas perlindungan data kesehatan. Mitra kegiatan adalah Himpunan Mahasiswa Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta dengan keterlibatan 29 peserta. Metode pelaksanaan PkM dilakukan secara daring melalui tiga tahapan: persiapan (<em>need assessment</em>), pelaksanaan (sosialisasi interaktif dan diskusi studi kasus), serta evaluasi (<em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>). Data hasil evaluasi dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan rumus <em>Normalized Gain Score</em> (N-Gain). Hasil PkM menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai capaian pengetahuan peserta secara konsisten, dari 63,93% pada <em>pre-test</em> menjadi 82,10% pada <em>post-test</em> (naik 18,18%). Nilai N-Gain yang diperoleh sebesar 0,503 yang dikategorikan dalam efektivitas sedang. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah sosialisasi daring terbukti efektif meningkatkan literasi digital dan kesadaran regulasi mahasiswa, terutama pada aspek pemahaman sanksi hukum penyalahgunaan data serta sikap profesional dalam memvalidasi keluaran sistem AI.</p>Dwi NugrohoAndi Karisma NurdiyansyahSis Wuryanto
Copyright (c) 2026 ABDIMAS Madani
2026-09-092026-09-0980210.36569/abdimas.v8i02.253